Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

3 Ciri Anak Anjing Stres dan Penyebabnya

Adanya gangguan kesehatan maupun perubahan lingkungan sangat berpotensi membuat anak anjing kesayangan PetLovers jadi stres. Oleh sebab itu, supaya bisa membantunya mengatasi stres, PetLovers tentu perlu tahu terlebih dulu ciri-ciri anjing stres yang ditunjukkan, penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya. Yuk, simak penjelasannya!

Ciri-Ciri Anak Anjing Mengalami Stres

Berikut ini adalah ciri-ciri anjing stres yang perlu PetLovers ketahui. Sehingga, setiap timbul tanda-tanda di bawah ini pada anak anjing kesayanganmu, PetLovers bisa mengenalinya:

  • Menggeram

Menggeram adalah cara yang paling mudah untuk mengetahui bahwa anak anjing merasa tidak nyaman dengan keadaan di sekitarnya. Anak anjing yang menggeram merupakan tanda bahwa ia memiliki perasaan terancam. Tanda ini adalah salah satu dari ciri-ciri anjing stres.

  • Merengek atau Menggonggong

Saat anak anjing merasa stres, dia akan memberitahu kepada PetLovers dengan cara merengek. Hal ini merupakan respon otomatis yang mereka berikan saat anak anjing merasa cemas atau stres.

  • Muncul Bahasa Tubuh Tertentu

Tanda stres lainnya yang harus diperhatikan antara lain whale eye (saat anjing menampakkan bagian putih matanya), telinga terselip, ekor terselip, punggung terangkat, menjilat bibir, menguap, dan terengah-engah. Anak anjing mungkin juga menghindari kontak mata atau membuang muka.

Penyebab Anak Anjing Stres

 Penyebab peliharaanmu memperlihatkan ciri-ciri anjing stres ada beragam. Oleh sebab itu, apabila anak anjing kesayanganmu melalui pengalaman ini, bisa jadi itulah penyebab kemunculan stresnya.  

1. Pindah Rumah

Lingkungan yang baru membuat anak anjing harus kembali belajar beradaptasi dengan sekitarnya. Seperti hewan lainnya, anjing juga butuh waktu untuk terbiasa dengan lingkungan barunya dan perasaan cemas atau stres ini adalah hal yang wajar.

2. Terpisah dari Saudara dan Induknya Saat Diadopsi

Secara fisik, anak anjing mungkin sudah siap diadopsi ketika tidak menyusu kepada induknya lagi. Tapi, secara emosional, ia tentu tetap memiliki ikatan dengan induk dan saudaranya. Oleh sebab itu, saat ia diadopsi dan berpisah dengan keluarganya, tentu ia bisa merasa sedih dan stres. Jadi, bila PetLovers mengadopsi anak anjing, cobalah berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mengetahui hal-hal yang perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan pemilik sebelumnya untuk mengetahui kebiasaan-kebiasaan kecil anak anjing untuk membantunya lebih nyaman di rumahmu.

3. Menaiki Kendaraan

Anak anjing yang baru pertama kali naik motor maupun mobil tentu belum terbiasa dengan pengalaman tersebut. Jadi, wajar bila ia merasa cemas dan berperilaku tak seperti biasanya. Kendaraan yang melaju bisa dianggap sebagai lingkungan yang baru ia kenal pula, sehingga kondisi ini sangat mungkin membuatnya menunjukkan ciri-ciri anjing stres.

4. Bunyi Suara Keras

Suara keras seperti petir, petasan, maupun klakson bisa membuat anak anjingmu terkejut. Nah, saat merasa terkejut, anak anjing juga bisa stres, lho. Terutama jika suara tersebut terjadi berulang-ulang dengan intensitas sama atau semakin tinggi.   

Tips Mencegah Stres pada Anak Anjing

Cara terbaik untuk menenangkan anak anjing adalah dengan mengenali penyebab stres, kemudian menghilangkan atau meminimalkan pemicunya. Beberapa hal di bawah ini bisa Petlovers terapkan pada saat muncul ciri-ciri anjing stres pada anjing kesayanganmu.

  • Temukan Tempat yang Tenang untuk Anak Anjing

Mencari tempat yang tenang bisa membantu anak anjing mengendalikan emosinya. Jadi, ketika merasa cemas atau stres, anak anjing bisa melarikan diri ke tempat yang aman dan nyaman untuknya. Misalnya, saat pindah ke rumah baru, PetLovers bisa membantu ia menemukan sudut rumah yang bisa dijadikan area aman untuknya. Caranya beragam. Mulai dari meletakkan mainan yang dibawa dari pemilik sebelumnya, menyediakan tempat tidur atau selimut yang nyaman, dan masih banyak lagi.

  • Tahan Keinginan untuk Terlalu Menghiburnya

Secara naluri, PetLovers mungkin ingin memanjakan anak anjing yang stres agar merasa lebih nyaman. Sayangnya, bila dilakukan terus menerus, anak anjing akan menjadi manja dan ke depannya dapat mengalami kesulitan untuk mengatasi stres dengan baik.

PetLovers bisa memberikannya belaian atau camilan, tapi sebaiknya lakukan sewajarnya. Akan lebih baik jika PetLovers membuat anak anjing melakukan kegiatan terlebih dahulu sebelum mendapatkan sesuatu. Misalnya, PetLovers bisa mengajarkan anak anjing untuk duduk sebelum dia mendapatkan camilan. Menanggapi perintah rutin akan mengalihkan perhatian anak anjing dan membantunya untuk mendapatkan emosi yang lebih stabil.

  • Lakukan Olahraga Rutin

Olahraga dapat menjadi peredam stres untuk anak anjing kesayanganmu. Aktivitas fisik seperti berjalan atau bermain tangkap membantu anjing melepaskan ketegangan. Oleh sebab itu, kamu bisa meluangkan waktu sekitar 30 menit sehari untuk membantunya beraktivitas fisik secara rutin.

Kapan Anak Anjing yang Stres Perlu Dibawa ke Dokter?

Stres yang berkepanjangan bisa membawa dampak negatif bagi anak anjing Petlovers. Seringkali anak anjing yang stres akan kehilangan nafsu makan, sehingga membuat berat badan anak anjing kesayanganmu turun dan mudah sakit karena sistem imunnya menurun. Jika PetLovers mulai kewalahan dalam mengatasi masalah stres pada anak anjing kesayangan, kamu bisa meminta bantuan dari dokter hewan atau pelatih anjing yang berpengalaman.

Itulah ciri-ciri anjing stres yang bisa PetLovers kenali dan cara mengatasinya. Selain memperhatikan kondisi psikis dari anak anjing, pastikan juga kondisi fisik dan kesehatannya selalu dalam kondisi baik. Pemberian makanan yang baik dan bernutrisi merupakan salah satu tanda kasih PetLovers kepada anjing kesayangan. Oleh sebab itu, selalu sediakan Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development untuk anak anjing kesayanganmu. 

Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development

Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development membantu Petlovers mencukupi kebutuhan nutrisi anak anjing supaya tetap terjaga dengan baik dan tersedia dalam tiga varian berdasarkan ukuran tubuhnya, yaitu Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Small & Mini; Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Medium; dan Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development Large. Nutrisi khusus di dalam ketiga varian Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development diformulasikan khusus untuk anak anjing usia 3 minggu hingga 12 bulan pada anjing ras kecil hingga medium dan 24 bulan pada anjing ras besar.

Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development juga diperkaya kolostrum sehingga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh anak anjing kesayanganmu. Kandungan DHA di dalamnya juga dapat mendukung masa pertumbuhannya. Kamu bisa mendapatkan Pro Plan Puppy Healthy Growth & Development dan varian makanan anjing lainnya di official store Purina di Lazada. PetLovers juga bisa menggunakan fitur Tanya Ahli di situs Pro Plan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan yang ahli di bidangnya.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk PetLovers saat mengenali ciri-ciri anjing stres dan cara mengatasinya, sehingga anak anjingmu dapat tumbuh sehat dan bahagia!