5 Tips Mudah Cara Merawat Anak Anjing Tanpa Induk

PetLovers, mengadopsi anak anjing tanpa induk sebagai peliharaan baru di rumah tentu harus dibarengi dengan pengetahuan yang cukup. Hal ini supaya anak anjing dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Apalagi, jika anak anjing yang diadopsi berusia kurang dari 2 bulan. Padahal, di usia tersebut, anak anjing masih sangat membutuhkan kehadiran induknya. Oleh karena itu, yuk, simak cara merawat anak anjing tanpa induk yang perlu PetLovers ketahui!

1. Cek Kondisi Kesehatan

Cara merawat anak anjing tanpa induk pertama yang perlu PetLovers lakukan adalah mengetahui kondisi kesehatannya. Tanyakan secara detail pada dokter hewan atau pemilik sebelumnya tentang jadwal vaksin yang perlu dilakukan. Selain itu, cek juga apakah anak anjing yang kamu adopsi memiliki penyakit bawaan atau gangguan kesehatan lain.

2. Jaga Suhu Tubuhnya Tetap Hangat

Menjaga tubuh anak anjing untuk tetap hangat adalah sebuah prioritas. Biasanya anak anjing akan senang bergerombol dengan saudaranya dan mendekatkan tubuh mereka ke induknya supaya tetap hangat. Tapi, bagaimana dengan cara merawat anak anjing tanpa induk supaya tetap hangat? Petlovers bisa menjaga tubuh anak anjing tetap hangat dengan memberikan selimut. Selain itu, kantong kompres yang diisi air hangat dan diletakkan di bawah selimut juga merupakan solusi yang baik untuk bisa menambah rasa hangat pada tubuh anjing. Pilihan lainnya, PetLovers bisa menggunakan lampu penghangat.

Biasanya, anak anjing yang baru lahir membutuhkan kehangatan sekitar kurang lebih 32 derajat Celcius. Setelah berusia 6 minggu, anak anjing sudah bisa menyesuaikan suhu ruangan.  

3. Bersihkan Kotoran dengan Rutin

Anak anjing membutuhkan rangsangan untuk bisa buang air kecil ataupun air besar setelah makan. Biasanya, induk anjing akan menjilati bagian bawah tubuh anaknya untuk merangsangnya membuang kotoran.

Oleh karena itu, untuk cara merawat anak anjing tanpa induk supaya kebersihannya tetap terjaga, Petlovers perlu mengambil kapas dan basahi dengan sedikit air hangat, kemudian gosokkan dengan lembut pada perut bagian bawah dan anusnya. Seka dengan lembut apapun yang keluar. Setelah memasuki usia tiga sampai empat minggu, anak anjing biasanya sudah bisa membuang kotorannya sendiri. 

4. Berikan Susu Secara Rutin

Anak anjing yang baru lahir perlu diberi susu setiap dua hingga tiga jam sekali. Frekuensi menyusui akan menurun menjadi empat kali sehari setelah berusia 2-3 minggu. Mengingat di usia tersebut anak anjing umumnya masih menyusu ke induknya, cara merawat anak anjing tanpa induk yang masih menyusui tentu berbeda.

PetLovers memerlukan botol dot untuk memberikan susu yang diformulasikan khusus untuk anak anjing. PetLovers juga tidak direkomendasikan memberikan susu sapi sebagai pengganti air susu induk anjing, ya. Hal ini dikarenakan pencernaan anak anjing masih sangat sensitif dan pemberian susu sapi dapat mengganggu kesehatan saluran pencernaannya.

Selain menggunakan botol dot, PetLovers juga perlu memastikan suhu susunya tidak terlalu panas. Untuk mengeceknya, PetLovers bisa meneteskan susu ke pergelangan tangan bagian dalam. Bila sudah terasa hangat, susu siap diberikan ke anjing kesayanganmu.

5. Bantu Saat Proses Peralihan Ke Makanan Pendamping

Anak anjing mulai dapat diberi makanan padat sebagai pendamping air susu induk mulai usia 4 minggu, dan mulai proses sapih saat berusia 6 minggu. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut air susu tidak lagi mencukupi kebutuhan nutrisinya. Nutrisi yang dibutuhkan oleh anak anjing yang perlu dipenuhi dari makanannya adalah protein, lemak, serat, vitamin, mineral, energi, dan air dalam jumlah yang sesuai dengan usia dan berat badannya. 

Di awal pemberian makanan padat, PetLovers bisa memberikan makanan anjing yang dilunakkan dengan air hangat sebagai proses adaptasi. Setelah itu, makanan anjing bisa diberikan tanpa dilunakkan sesuai porsi yang direkomendasikan untuk usia dan ukurannya. 

Nah, supaya kebutuhan nutrisi anak anjing terpenuhi hingga ia dewasa atau berusia 1 tahun, PetLovers perlu memilih makanan yang tepat, seperti Pro Plan Healthy Growth & Development. 
 

Pro Plan Healthy Growth & Development

Pro Plan Healthy Growth & Development diformulasikan untuk anak anjing hingga berusia satu tahun dan tersedia dalam varian yang sesuai dengan ukuran tubuhnya, yaitu Small & Mini, Medium, dan Large. Pro Plan Healthy Growth & Development mengandung kolostrum yang kaya akan antibodi alami dan terbukti secara klinis membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak anjing. Tak hanya itu, kolostrum yang terkandung dalam Pro Plan Healthy Growth & Development juga membantu menyeimbangkan mikroflora dalam usus, sehingga bisa melindungi anak anjing kesayanganmu dari gangguan pencernaan.

Selain kelima cara di atas, PetLovers juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mengecek kesehatan anak anjing secara rutin. PetLovers bisa juga bertanya melalui fitur Tanya Ahli di sini untuk mendapatkan informasi tentang nutrisi yang dibutuhkan saat cara merawat anak anjing tanpa induk. Jangan lupa untuk mendapatkan Pro Plan Healthy Growth and Development bagi anjing kesayanganmu di official shop Purina di Lazada, Shopee, dan Tokopedia, ya.