Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Benarkah Intoleransi Makanan Menyebabkan Penyakit Kulit pada Anjing?

Penyakit kulit pada anjing umumnya dikaitkan dengan masalah infeksi jamur dan kutu. Padahal, ada juga penyebab lainnya yang dapat membuat anjing kesayanganmu mengalami gangguan kesehatan kulit, yaitu intoleransi makanan.

Anjing yang mengalami intoleransi makanan biasanya menunjukkan beberapa gejala seperti muntah, diare, atau tanda dermatologis seperti penyakit kulit pada anjing dan rambut yang mudah rontok. Terkadang, infeksi telinga atau kaki kronis juga bisa terjadi bila kondisi intoleransi makanan pada anjing sudah parah.

Perbedaan Alergi dan Intoleransi Makanan

Alergi makanan dan intoleransi makanan pada anjing merupakan dua hal yang berbeda. Menurut Dr. Jerry Klein dari American Kennel Club, alergi makanan berkaitan dengan sistem imun yang gejalanya berupa gatal pada kulit, wajah bengkak, muntah, diare, atau kombinasi di antaranya. Sementara itu, intoleransi makanan tidak melibatkan respons imun dan sebaliknya merupakan reaksi bertahap terhadap bahan yang mengganggu dalam makanan anjing kesayangan PetLovers, misalnya daging sapi, ayam, telur, jagung, gandum, kedelai, atau susu. Cara terbaik untuk mendiagnosis anjing mengalami alergi makanan atau intoleransi makanan adalah dengan berkonsultasi kepada dokter hewan untuk menangani gejala pada anjing dan menemukan bahan yang menyebabkan reaksi tersebut.

Penyebab Intoleransi Makanan Pada Anjing

Mungkin bisa diperlukan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun sebelum anjing memiliki respons yang sensitif terhadap makanan tertentu. Asupan penyebab intoleransi makanan pada anjing yang paling umum adalah daging sapi, produk susu, dan gandum. Bila tak segera diketahui dan anjing terus mengonsumsinya, maka tak hanya resiko intoleransi makanan dan penyakit kulit pada anjing yang muncul, namun juga peradangan hingga infeksi.

Selain itu, intoleransi makanan juga bisa terjadi karena faktor usia dan jenis ras. Intoleransi makanan sebenarnya bisa terjadi pada semua ras dan usia. Tapi, beberapa ras anjing lebih mungkin memiliki intoleransi makanan, yakni anjing jenis White Highland, White Terrier, Cocker Spaniel dan Irish Settler.

Perlu PetLovers ketahui, intoleransi makanan mungkin tidak muncul saat konsumsi pertama makanan yang membuatnya sensitif. Bisa jadi, anjing telah memakan asupan tersebut selama bertahun-tahun dan tiba-tiba sensitif terhadap makanan tersebut.

Tips Mengatasi Intoleransi Makanan Pada Anjing

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa PetLovers terapkan agar anjing kesayangan terhindar dari penyebab penyakit kulit pada anjing, termasuk juga yang disebabkan oleh intoleransi makanan:

1. Sortir Bahan Makanan

Ketahui bahan makanan apa yang mungkin menimbulkan intoleransi makanan pada anjing. Dengan berkonsultasi kepada dokter hewan, PetLovers bisa melakukan tes dengan memberikan beberapa jenis makanan yang mungkin dicurigai sebagai penyebab intoleransi makanan yang juga menimbulkan penyakit kulit pada anjing.

2. Berikan Asupan yang Tepat

Setelah mengetahui bahan makanan yang menjadi penyebab intoleransi makanan pada anjing, PetLovers harus berhati-hati untuk memberikan makanan. Cek dulu kandungan apa saja yang terdapat di dalamnya untuk menghindari timbul efek samping pada anjing seperti penyakit kulit pada anjing.

3. Berikan Asupan Prebiotik

PetLovers, asupan prebiotik berfungsi sebagai serat makanan yang mendukung pertumbuhan bakteri usus yang sehat, sehingga bakteri berbahaya tidak akan mengganggu kekebalan tubuh anjing. Selain itu, prebiotik juga membantu menjaga kerja kadar gula darah yang tepat dengan membantu melancarkan penyerapan makanan dan memastikan pemecahan makanan yang lebih lengkap di usus. Nah, PetLovers bisa menemukannya pada makanan anjing seperti Pro Plan Sensitive Skin & Stomach, yang di dalamnya terdapat serat prebiotik alami.

Pro Plan Sensitive Skin & Stomach

Pro Plan Sensitive Skin & Stomach bisa dijadikan asupan andalan untuk menghindari terjadinya reaksi intoleransi makanan. Hal ini disebabkan Pro Plan Sensitive Skin & Stomach sudah melewati proses pengolahan khusus yang dapat membuat makanan lebih mudah dicerna, serta tidak mengandung alergen makanan umum seperti kedelai, gandum, jagung, daging ayam, dan daging sapi. Kandungan asam lemak omega 3 yang berasal dari salmon dan tuna di dalamnya juga berfungsi menjaga kesehatan kulit dan rambut. Asam lemak Omega 6 dan seng di dalamnya bermanfaat menutrisi kulit dan meningkatkan kesehatan rambut anjing. Pro Plan Sensitive Skin & Stomach juga memiliki aksi ganda, bukan hanya untuk masalah pencernaan, tapi juga untuk menangani masalah penyakit kulit pada anjing akibat intoleransi terhadap makanan. PetLovers bisa mendapatkan Pro Plan Sensitive Skin & Stomach di official store Pro Plan di Lazada.

Perlukah Dibawa ke Dokter?

Kondisi intoleransi makanan sebenarnya bisa diatasi dengan mengetahui asupan apa yang kira-kira menjadi penyebabnya. Namun, bila kondisi anjing kesayangan PetLovers semakin memburuk dan penyakit kulit pada anjing yang timbul semakin parah, maka segera bawa anjing ke dokter hewan untuk diperiksa. 

Demikianlah beberapa penyebab intoleransi makanan pada anjing yang juga bisa menimbulkan penyakit kulit pada anjing. Setelah mengetahuinya, PetLovers kini bisa lebih menjaga asupan anjing kesayangan agar terhindar dari penyakit tersebut dan juga mengetahui tips untuk mengatasinya. Untuk lebih jelasnya, PetLovers bisa berkonsultasi dengan dokter hewan di situs Purina melalui fitur Tanya Ahli di sini.