Bulu Sering Rontok, Apakah Berbahaya?

Kucing dan anjing memang termasuk hewan yang paling digemari oleh para pecinta hewan. Namun, banyak yang sering berpikir dua kali untuk memelihara mereka di rumah karena bulu yang sering rontok. Tidak sedikit orang yang berpikir kalau ini adalah penyakit kucing atau anjing yang sering terjadi. Tapi, apakah benar seperti itu?

Sebenarnya, bulu rontok bukanlah penyakit anjing atau kucing melainkan gejala yang menunjukkan pada penyakit tertentu dengan penyebab yang berbeda-beda. Jika mereka mengalami kerontokan rambut, ada kemungkinan mereka terkena masalah pada kulitnya, seperti:

  1. Infeksi jamur
  2. Infeksi bakteri
  3. Alergi
  4. Kutu
  5. Kanker

Kelima penyakit anjing atau kucing tersebut memang masalah yang termasuk umum terjadi pada peliharaan di rumah. Walau begitu, ada faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerontokan pada bulu mereka, yaitu:

  1. Alergi shampoo
  2. Alergi makanan
  3. Suhu
  4. Kehamilan
  5. Stress

Jadi, janganlah panik jika kamu menemukan kerontokan pada bulu anjing atau kucing kesayanganmu karena ada beberapa faktor dan kemungkinan yang membuat mereka mengalami kejadian tersebut. Yang terpenting adalah periksa berapa banyak bulu yang rontok dan cek kondisi badannya.

Jika bulu yang rontok dinilai terlalu banyak atau berlebihan dan ada perubahan kondisi kulit atau badan anjing atau kucingmu, segeralah konsultasikan ke dokter karena bisa saja mereka terkena beberapa penyakit yang dapat membawa mereka ke penyakit yang lebih serius dan membahayakan kesehatannya.

Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan kulit dan kandangnya. Berikan juga mereka vaksin yang teratur agar mendapatkan kesehatan optimal yang menjauhkan mereka dari penyakit yang tidak diinginkan.