Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

5 Fakta FLUTD: Penyakit Saluran Kemih Bawah pada Kucing

PetLovers tentu sangat ingin kucing kesayangan senantiasa sehat. Sayangnya, beberapa gangguan kesehatan sangat mungkin terjadi pada kucingmu. Salah satunya FLUTD atau penyakit saluran kemih bagian bawah. 

Feline Lower Urinary Tract Disease atau FLUTD adalah penyakit saluran kemih pada kucing yang memengaruhi kondisi kandung kemih dan uretra (saluran yang mengalirkan urine ke kandung kemih). Yuk, kenali fakta seputar gangguan kesehatan satu ini sehingga bisa menemukan solusinya. Termasuk apa makanan kucing yang tepat diberikan saat FLUTD menyerang kucingmu.

Fakta #1: FLUTD Lebih Sering Terjadi pada Kucing Jantan

FLUTD sangat sering terjadi pada kucing kesayangan dan lebih sering terjadi pada kucing jantan yang dikebiri ataupun tidak. Hal ini terjadi karena uretra kucing jantan lebih panjang dan sempit dibanding kucing betina.

Fakta #2: Kucing yang Stres Rentan Mengalami FLUTD

Faktor lingkungan seperti stres bisa menyebabkan kucing terkena FLUTD. Misalnya, stres karena perubahan rutinitas yang mendadak atau kurangnya aktivitas pada kucing rumahan. Tak hanya itu, beberapa hal berikut juga bisa menjadi penyebab kucing mengalami FLUTD:

  • Pembentukan batu kemih, yaitu kumpulan mineral yang terbentuk di saluran kemih kucing;
  • Infeksi saluran kemih yang disebabkan virus dan bakteri;
  • Penyakit diabetes dan hypertiroid pada kucing;
  • Kelainan anatomi, bisa karena kecelakaan atau juga bawaan lahir; dan
  • Usia kucing yang sudah tua dan kucing yang mengalami obesitas.

Fakta #3: FLUTD Menurunkan Nafsu Makan Kucing 

Hati-hati, nafsu makan kucing yang berkurang bisa jadi salah satu tanda kucing kesayanganmu menderita FLUTD. Selain itu, hal-hal berikut ini juga merupakan ciri-ciri kucing menderita FLUTD:

  • Kucing sering keluar masuk kotak pasir tempat buang air kecil;
  • Terlihat kesakitan saat buang air kecil;
  • Terlalu sering menjilat area genitalnya;
  • Terdapat darah pada urine;
  • Urine yang keluar sedikit atau bahkan tidak ada; dan
  • Terlihat lesu dan tidak bersemangat

Bila kucing PetLovers terlihat mengalami tanda-tanda tersebut, segera bawa ke dokter hewan untuk diperiksa. 

Fakta #4: Diagnosa FLUTD Dilakukan dengan Berbagai Pemeriksaan 

Saat PetLovers melihat tanda-tanda yang disebutkan di atas dan menginformasikannya kepada dokter hewan, kucingmu akan melalui berbagai pemeriksaan. Hal ini dibutuhkan untuk mendiagnosa penyakit dan mengetahui pengobatan yang tepat. Oleh karena itu, sebaiknya PetLovers tidak melakukan self-diagnose, ya.

Saat PetLovers membawa kucingmu ke klinik hewan, umumnya dokter akan memeriksa keadaan perut kucing, dengan meraba lembut bagian perutnya untuk mengetahui apakah kandung kemihnya penuh atau tidak. Kemudian, dokter hewan juga mungkin melakukan tes darah untuk mengetahui apakah ada masalah dalam ginjalnya.

Apabila dicurigai adanya pembentukan batu, dokter hewan juga akan melakukan rontgen atau USG untuk melihat apakah ada batu dalam saluran kemih kucingmu.

Fakta #5: Kucing yang Menderita FLUTD Membutuhkan Makanan Khusus

Dalam kasus FLUTD, jika PetLovers sudah berkonsultasi, biasanya dokter hewan akan menyarankan supaya kucing melakukan diet khusus. Misalnya, memberikan daftar apa makanan kucing yang boleh dikonsumsi serta makanan pantangan kucing atau makanan yang tidak boleh untuk kucing pada kondisi FLUTD. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter dari Pro Plan untuk mengetahui apa makanan kucing yang tepat melalui fitur Tanya Ahli di sini

Diet yang tepat dan diimbangi asupan air minum yang cukup membantu urine menjadi sedikit asam sehingga dapat menghambat munculnya kristal struvite dan pembentukan batu pada ginjal. Sebagai rekomendasi, PetLovers bisa memberikan makanan kucing yang baik untuk kesehatan ginjal dan saluran kemihnya seperti Pro Plan Urinary Care & Pro Plan Urinary Tract Health

Pro Plan Urinary Care merupakan makanan kucing yang membantu mencegah kucing terkena FLUTD dan juga diperuntukkan bagi kucing yang sudah sembuh dari FLUTD. Dibuat dari daging ayam asli, Pro Plan Urinary Care membantu menjaga kesehatan saluran kemih dengan menurunkan pH urine dan menyediakan makanan yang rendah magnesium untuk mencegah terbentuknya batu atau kristal pada saluran kemih. Pro Plan Urinary Care juga mengandung Probiotik aktif untuk menjaga kekebalan dan kesehatan pencernaan kucingmu.

Pro Plan Urinary Care

Kamu juga bisa mengombinasikan pemberian makanan kering Pro Plan Urinary Care dengan makanan basah Pro Plan Urinary Tract Health. Pro Plan Urinary Tract Health mengandung Asam Lemak Omega 3 yang berfungsi mencegah peradangan pada saluran kemih dan membantu meningkatkan hidrasi untuk mendukung pengenceran urin serta kesehatan sistem kemih. Tak hanya itu, Pro Plan Urinary Tract Health juga mengandung antioksidan untuk membantu kucing meningkatkan kekebalan tubuh alami. PetLovers bisa mendapatkan Pro Plan Urinary Care dan Pro Plan Urinary Tract Health di official store Pro Plan di Lazada, Shopee, dan Tokopedia.

Nah, demikianlah penjelasan dan fakta seputar FLUTD atau penyakit saluran kemih bagian bawah. Setelah menyimak beberapa hal di atas, kini PetLovers mengetahui tanda-tanda FLUTD, penyebab, cara mengatasinya, hingga apa makanan kucing yang tepat diberikan pada kondisi tersebut. Harapannya, PetLovers bisa lebih memperhatikan kucing kesayangan agar terhindar dari FLUTD dulu, ya. Namun, bila timbul gejala, segera periksakan kucingmu ke dokter hewan.